jaringan
kontak
update: Dec 2008
admin(@)pemulihan.or.id

Kerjasama dengan:
jad.net

KAUM MISTIK


Jean de Labadie (1610-1674)

Dengan rajin mempelajari Perjanjian Baru. Percaya bahwa pemulihan gereja terdiri dari kembali pada teladan kehidupan gereja yang sebermula dan bahwa pertemuan-pertemuan ibadah harus dilaksanakan menurut prinsip 1 Korintus 14. Mempertahankan bahwa injil adalah satu-satunya ukuran iman dan kesalehan; dan bahwa kekuatan untuk reformasi yang luaran dan penghidupan ibadah itu bergantung pada kehidupan batini yang bersekutu intim dengan Allah. Menulis instruksi-instruksi doa dan meditasi. Memperlihatkan bahwa hanya kelompok orang yang benar-benar telah dilahirkan kembali-lah yang dapat dianggap sebagai gereja yang sejati; yaitu mereka semua yang melalui Roh Kudus telah disatukan di dalam satu tubuh di mana semua anggota dari sidang itu dipimpin oleh Roh Kristus.

Miguel de Molinos (1640-1697)

Menulis Bimbingan Rohani, yang mengajar orang cara menyangkal diri dan mati bersama dengan Kristus. Buku ini mempengaruhi banyak orang pada saat itu.

Madame Guyon (1648-1717)

Mengalami salib seumur hidupnya, dimurnikan melalui pemahatan dan pengikisan Allah. Buku-bukunya, Metoda yang Mudah dan Pendek untuk Berdoa dan Mur yang Harum, sangat membantu perkembangan kehidupan rohani umat Allah. Sangat mengenal perkara persatuan dengan kehendak Allah dan penyangkalan ego.

Father Fenelon (1651-1715)

Bekerja bersama dengan Madame Guyon. Rela menderita bagi Tuhan. Menerbitkan banyak wahyu rohani.

Brother Lawrence (1605-1691)

Menulis Praktek Kehadiran Allah, suatu aliran mistik klasik, menekankan pengalaman akan kehadiran Allah dalam penghidupan dan pekerjaan.

William Law (1686-1761)

Meningkatkan pengajaran-pengajaran mistik dan membuatnya menjadi praktis. Tulisannya, Panggilan Serius kepada Kehidupan yang Saleh dan Kudus, memberikan pengaruh yang besar pada kehidupan John Wesley dan George Whitefield.