[ depan ]

Alkitab PB dengan catatan kaki

Sejarah Pemulihan
Pertanyaan Umum
Buku-Buku Rohani
Arus Hayat

Yasperin
FTT Indonesia

Brother Sister House
Rumah Gembira (Anak-Anak)
Remaja
Trust (Mahasiswa)
Angkatan Kerja
Saudari

Berita Terbaru
Link Pemulihan
Mailing List
Download Area new

PDA
WAP
 
jaringan
kontak
update: Dec 2008
admin(@)pemulihan.or.id

Kerjasama dengan:
jad.net

REFORMASI


Martin Luther (1483-1546)

Memulihkan kebenaran tentang dibenarkan oleh iman dan memberikan Alkitab yang terbuka kepada dunia. Tulisan-tulisan pertamanya ditulis menurut Persaudaraan Hayat Yang Sama, memperlihatkan bahwa keselamatan didapatkan melalui kontak langsung dengan Allah melalui iman dalam Kristus dan taat pada Firman-Nya. Melekat pada kebenaran Alkitab. Menerjemahkan Alkitab ke dalam Bahasa Jerman.

Ulrich Zwingli (1484-1531)

Seorang pemimpin reformasi di Swiss. Menafsirkan Perjanjian Baru kitab demi kitab. Menganggap Kitab Suci sebagai satu-satunya prinsip yang mengikat. Menulis enam puluh tujuh essay pendek tentang keselamatan oleh iman. Menyangkal segala takhayul yang di dalam Katholik, namun belum melihat jelas kebenaran tentang baptisan.

Kaspar von Schweckfeld (1489-1561)

Tokoh sentral Reformasi di Silesia. Percaya pada inspirasi ilahi seluruh Alkitab. Memberitakan kebenaran bahwa keselamatan adalah suatu proses organik dan bahwa manusia-Allah yang telah disalibkan, bangkit, dan dimuliakan itu hari ini adalah Roh pemberi hayat. Menegaskan keimaman universal yang mencakup seluruh kaum beriman. Menganggap bahwa manusia dipilih bukan oleh kehendak manusia melainkan oleh penunjukan, wahyu, dan manifestasi Roh itu.

Jacques Le Fevre (1455-1536)

Tokoh utama pergerakan Reformasi di Perancis dan Swiss pada awal abad keenam belas. Menerjemahkan Perjanjian Baru dan beberapa mazmur ke dalam Bahasa Perancis. Membawa umat Allah kepada Alkitab. Mengajarkan, Hanya Allah, yang oleh kasih karunia-Nya, melalui iman, membenarkan kita kepada hayat yang kekal.

Guillavme Farel (1489-1565)

Tokoh utama gerakan Reformasi di Swiss. Mengalami keselamatan oleh iman dalam Putra Allah dan pekerjaan pendamaian-Nya. Menyadari bahwa keselamatan bukan berasal dari perbuatan melainkan dari kasih karunia Allah. Bergairah berjerih lelah di Perancis dan Swiss (terutama di Jenewa) dan akhirnya mendapatkan John Calvin.

John Calvin (1505-1564)

Menulis Institut Agama Kristen, yang menghasikan organisasi yang paling solid dan sistematisasi yang paling jelas tentang kepercayaan dan kehidupan orang Kristen di antara pekerjaan Reformasi lainnya. Mengembangkan dan menafsirkan kebenaran bahwa pembenaran oleh iman dan baptisan adalah bukti janji Allah. Menekankan kebenaran tentang kemuliaan Allah, pemilihan kaum beriman, jaminan keselamatan, usaha kaum beriman untuk mencari kehendak Allah sebagai sasaran panggilan Allah. Menulis banyak catatan tentang Alkitab dan adalah salah satu penulis yang paling produktif di dalam Reformasi. Mendukung kebenaran tentang pengelolaan gereja oleh para penatua, yang kemudian diikuti oleh kaum reformasi Scotlandia dan menjadi asal mula Gereja Presbiterian.

Kaum Anabaptis

Jemaat persaudaraan Jerman yang mengabarkan kebenaran tentang pembenaran oleh iman. Mereka melihat kesalahan baptisan bayi. Mengajarkan bahwa seseorang hanya boleh dibaptis sesudah dia mengenal kebenaran tentang pembenaran oleh iman. Memulihkan persekutuan dengan Tuhan dalam roh melawan kebobrokan formalitas dan keduniawian agama. Menulis banyak kidung di dalam penjara, sepenuhnya mengekspresikan pengalaman menderita bagi Tuhan dan kasih terhadap Tuhan.

Menno Simon (1492-1559)

Salah seorang guru kunci di antara Kaum Anabaptis. Dengan rajin mempelajari Alkitab. Berkeliling di Belanda untuk mengunjungi kaum beriman yang teraniaya dan mendirikan pertemuan-pertemuan ibadah. Para pengikutnya disebut Kaum Menonit, mereka menyadari kesalahan
sistem hirarki dan memulihkan perkara saling memanggil saudara dan saudari di antara mereka. Beberapa di antara mereka pergi ke Russia untuk mengabarkan injil.

William Tyndale (1494-1536)

Menerjemahkan Alkitab ke dalam Bahasa Inggris yang tersebar dengan luas. Martir.

Kaum Puritan

Terbangun akibat pengaruh Calvinistik. Meninggikan Kitab Suci sebagai otoritas fundamental. Menolak pengajaran para pengikut Nikolaus dan penyembahan berhala. Memutuskan untuk mendirikan gereja menurut cara yang alkitabiah. Dianiaya dan mengungsi ke Belanda. Mendirikan Gereja Sidang Jemaat pada tahun 1616. Berlayar dengan Mayflower ke Amerika pada tahun 1620 dan meletakkan dasar di sana yang bertahan hingga hari ini.

George Fox (1624-1691)

Pemimpin Kaum Gentar (Masyarakat Persahabatan). Mengejar pengalaman rohani yang sejati. Melihat bahwa kaum beriman dapat menerima terang langsung dari Tuhan. Percaya pada inspirasi langsung dari Roh Kudus. Pertemuan-pertemuan ibadahnya kebanyakan dengan cara membiarkan Roh Kudus bekerja dengan bebas.

John Bunyan (1628-1688)

Seorang puritan yang memiliki karunia berkhotbah. Menulis Pilgrim’s Progress (Kemajuan Pengembara), yang mungkin merupakan buku yang paling banyak dibaca selain Alkitab. Hampir delapan puluh persen dialog dalam buku tersebut diambil dari kutipan atau adaptasi langsung dari Alkitab. Martir.

J. Spener (1635-1705)

Seorang tokoh penting di antara Kaum Alim di Gereja Reformasi. Menyadari bahwa pada saat itu, denominasi Lutheran telah jatuh menjadi semacam agama formal yang penuh dengan opini manusia. Mengembalikan pengajaran 1 Korintus 14. Mengajar orang untuk menolak formalitas tradisional dan mengikuti pimpinan Roh Kudus.

Gottfried Arnold (1666-1714)

Teman dari Spener. Menulis buku-buku tentang pertanyaan-pertanyaan gereja, menganggap bahwa gereja pada saat itu telah menyimpang dari kebenaran dan bahwa gereja harus kembali kepada landasan yang tepat seperti yang diwahyukan di dalam Perjanjian Baru. Membangkitkan pengharapan akan pemisahan dari dunia dan hubungan yang akrab seluruh umat Allah.