[ depan ]

Alkitab PB dengan catatan kaki

Sejarah Pemulihan
Pertanyaan Umum
Buku-Buku Rohani
Arus Hayat

Yasperin
FTT Indonesia

Brother Sister House
Rumah Gembira (Anak-Anak)
Remaja
Trust (Mahasiswa)
Angkatan Kerja
Saudari

Berita Terbaru
Link Pemulihan
Mailing List
Download Area new

PDA
WAP
 
jaringan
kontak
update: Dec 2008
admin(@)pemulihan.or.id

Kerjasama dengan:
jad.net

KAUM REFORMASI DI ZAMAN KEGELAPAN


Benedict dari Nursia (480-550 M.)

Peraturan Monastik Belajar di Roma ketika masih muda, tetapi kemudian membenci kehidupan kota Roma yang bobrok sehingga akhirnya menyingkir ke sebuah gua dan hidup sebagai seorang pertapa. Dia membentuk dua belas komunitas monastik dan membuat peraturan monastik sendiri. Dihormati sebagai Bapa Aliran Monastik Barat.

John Orang Damaskus (700?-754 M.)

Ahli theologi paling utama di gereja Ortodoks Timur, salah satu tulisan utamanya, Sumber Pengetahuan, menjadi pedoman theologi Timur.

Kaum Pengikut Paulus

Sekelompok kaum beriman di Asia Kecil dan Armenia yang mengaku sebagai penerus rohani gereja kerasulan, sehingga membedakan diri mereka sendiri terhadap Gereja Roma. Mengikuti Tuhan dengan memelihara pengajaran para rasul dan doktrin-doktrin alkitabiah. Giat mempertahankan dan menyampaikan esens Perjanjian Baru. Tokoh-tokoh utamanya meliputi Silvanus (630-684 M.) dan Sergius (765-835 M.).

Kaum Bogomil

Pada pertengahan abad kedelapan, sejumlah orang beriman pindah ke Konstantinopel. Pada abad kesepuluh ada kaum beriman yang pindah ke barat, ke Bulgaria. Para imigran ini membentuk kelompok-kelompok dan mendirikan gereja-gereja. Salah satu tokoh utamanya adalah Basil (1070-1119), yang tidak kenal lelah dalam mengabarkan injil dan mengajar, dia bekerja sendiri dan tidak menerima pemberian orang kafir. Penghasilannya dia dapatkan melalui praktek sebagai seorang tabib. Martir.

Kaum Albigens

Kumpulan-kumpulan kaum beriman yang hidup di Perancis bagian selatan. Membentuk pertemuan-pertemuan ibadah mereka sendiri walaupun tidak disetujui Gereja Roma. Memiliki penghidupan yang sederhana dan agamawi. Tokoh yang paling utama adalah Pierre de Brueys, yang dalam perjalanan dan pengabaran injilnya selama dua puluh tahun berhasil menarik banyak orang-orang yang takhayul kembali kepada pengajaran Kitab Suci dan memulihkan kebenaran mengenai percaya dan baptisan. Martir pada tahun 1126.

Kaum Waldens

Kumpulan-kumpulan kaum beriman yang kabarnya pindah dari Italia ke lembah-lembah Alpin pada zaman Rasul Paulus. Memelihara keadaan gereja zaman para rasul. Mengakui Kitab Suci sebagai standar yang mengikat bagi doktrin-doktrin kaum beriman dan bagi aturan gereja. Tokoh yang terkenal adalah Peter Waldo (1140-1217), yang memulihkan praktek mengutus kaum beriman untuk pergi mengabarkan injil berdua-berdua dan juga menerjemahkan Alkitab ke dalam dialek orang Roma. Kerja kerasnya selama bertahun-tahun di Bohemia menghasilkan suatu kebangunan. Pengikutnya sangat banyak, dan sebagian besar dari mereka mempersembahkan diri untuk pergi dan mengabarkan injil di seluruh Perancis, Italia, Jerman, Austria, Swiss, dan Bohemia.

Francis dari Assisi (1182-1226)

Pada mulanya, dia adalah anak orang kaya. Dia menjual segala miliknya dan memberikannya kepada orang miskin. Menempuh kehidupan yang rela miskin dan memulihkan praktek hidup rela miskin. Menetapkan aturan Franciscan untuk pekerjaan penginjilan.

Thomas Aquinas (1225-1274)

Orang yang sangat terpelajar dan seorang penulis yang produktif. Orang terpelajar yang paling terkemuka di zaman pertengahan. Summa Theologica-nya dianggap sebagai prestasi tertinggi dari sistematisasi teologia zaman pertengahan.

John Wycliff (1329-1384)

Tokoh utama dari salah satu golongan di antara kaum reformasi yang dikenal sebagai Kaum Lollard di Inggris. Di dalam tulisannya, Kerajaan Allah, dia memperlihatkan bahwa Injil Yesus Kristus adalah satu-satunya sumber bagi agama yang sejati, dan bahwa Kitab Suci adalah kebenaran. Dia mempertahankan bahwa hanya yang sesuai dengan Kitab Suci-lah yang memiliki kuat kuasa. Dia memberikan bantuan agar kaum beriman dapat memiliki persekutuan langsung dengan Allah, ini berarti dia menolak ajaran otoritas eksklusif para pengikut Nikolaus. Dia menerjemahkan Alkitab ke dalam Bahasa Inggris, mengelola rantai penginjilan keliling untuk menyebarkan pengajaran-pengajaran Kitab Suci ke seluruh Inggris.

Jerome dari Praha (± 1371-1416)

Murid asing yang mendengarkan dan dipengaruhi oleh Wycliff di Inggris. Kembali ke Praha untuk mengajarkan bahwa setiap orang yang mencari keselamatan harus kembali ke pengajaran-pengajaran Injil, dan bahwa Gereja Roma telah jatuh menjauhi doktrin Kristus. Martir.

John Huss (1373-1415)

Dipengaruhi oleh Jerome dari Praha untuk menekankan bahwa keselamatan adalah karena kasih karunia melalui iman, bukan karena melakukan hukum Taurat, dan bahwa manusia tidak dapat berkenan kepada Allah tanpa hidup yang saleh. Martir. Sebelum eksekusi, dia berkata, Saya sangat terhibur oleh perkataan Kristus, ‘Berbahagialah kamu, jika karena Anak Manusia orang membenci kamu’...salam yang terbaik...Laskar Kristus...sudah menerima mahkota hayat.

Persaudaraan Hayat Yang Sama

Didirikan oleh Gerard Groote (1340-1384) dan Jan van Ruysbroeck (1293-1381) di Belanda. Walaupun dilahirkan di keluarga yang kaya, Groote sangat taat pada
aliran monastik dan aliran mistik dan kemudian meninggalkan segalanya dan mendirikan Monasteri Hayat Yang Sama. Terlibat dalam pekerjaan penginjilan. Mendirikan jaringan sekolah untuk orang-orang muda miskin yang setia agar dapat menerima pendidikan rohani, ini menjadi pendidikan yang terkenal yang berdasarkan Kitab Suci di masyarakat saat itu. Thomas ŕ Kempis, penulis Peniru Kristus, dan Erasmus juga adalah murid-murid sekolah itu. Mencetak Alkitab dan menerbitkan buku kidung. Memberikan sumbangan yang sangat besar bagi Kaum Reformasi.

Thomas ŕ Kempis (1380-1471)

Diduga sebagai penulis Peniru Kristus, yang adalah awal aliran mistik. Menganggap kehidupan doa sebagai satu-satunya jalan untuk bertumbuh dalam hayat. Membawa persekutuan dengan Allah ke dalam penghidupan sehari-hari. Membantu kaum beriman memeriksa apakah mereka benar-benar mengenal jalan salib.

Erasmus (± 1466-1536)

Menerbitkan Perjanjian Baru Bahasa Yunani dengan terjemahan Latin baru yang disertai catatan dan parafrase, sehingga mempermudah kaum beriman untuk memasuki wahyu ilahi dan pengajaran-pengajaran Kristus dan para rasul. Membawa gebrakan arus reformasi di dalam Gereja Roma.

Persatuan Persaudaraan

Mempertimbangkan kembali prinsip gereja agar dapat kembali ke gereja yang sebenarnya yang dimiliki orang-orang Kristen yang sebermula. Menekankan kekudusan hidup seperti yang diajarkan oleh Kristus dan para rasul yang diperlihatkan di dalam Kitab Suci. Mempertahankan prinsip orang yang mengumpulkan banyak, tidak kelebihan, dan orang yang mengumpulkan sedikit, tidak kekurangan. Banyak menulis buku dan kidung. Menekankan pendidikan kebenaran, terutama kebenaran tentang keselamatan oleh iman. Tokoh utamanya adalah Lukas dari Praha (?-1528)